<< September 2017 >> 
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Link

Visitors Counter

21956
TodayToday12
YesterdayYesterday37
This WeekThis Week167
This MonthThis Month515
All DaysAll Days21956

JAKARTA - Saat ini bangsa Indonesia dinilai telah kehilangan kewibawaan. Akibatnya, banyak kepentingan asing masuk mempengaruhi kebijakan negara dari segi ekonomi, politik, budaya, bahkan kedaulatan NKRI.

"Bukan hanya itu, pemimpin pun tidak ada wibawanya lagi bagi rakyatnya. Presiden kita saja sudah menjadi objek hujatan dan cemoohan. Tokoh ulama, tokoh masyarakat, juga tdk lagi dipandang oleh pengikutnya," kata Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ahmad Doli Kurnia dalam rilisnya kepada okezone, Minggu (12/6/2011).



Menurutnya, kewibawaan hukum saat ini berada di titik nol. Sehingga, rakyat sulit membedakan membedakan mana yang salah dan mana yang benar. Tak ayal ini membuat keputusan hukum tidak dapat dieksekusi.

"Mereka yang bekerja di lingkungan penegak hukum, termasuk di lingkungan kekuasaan, baik eksekutif maupun legislatif justru kerap menafsirkan sendiri nilai kebenaran dan keadilan berdasarkan seleranya," papar dia.

Seiring dengan itu, KNPI berharap seluruh elemen bangsa dapat mengembalikan Pancasila kepada filosofi kehidupan masyarakat. Pancasila, kata Doli, harus menjadi sumber dari segala sumber hukum Indonesia.

"Saya mengimbau agar pemerintah dan pemimpin kita bisa tegas serta menghormati setiap keputusan hukum, termasuk keputusan tentang keabsahan KNPI di bawah saudara Doli,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie saat membuka Rakernas II KNPI berpesan agar para pemuda harus mengambil peran strategis untuk menyambut regenerasi kepemimpinan ke depan.

Disamping itu, Marzuki mengimbau KNPI untuk turut memberantas penyakit-penyakit yang berkembang saat ini di masyarakat, khususnya dalam tubuh Ormas dan OKP.
"Saya prihatin dengan maraknya politik uang di Indonesia saat ini. KNPI dan pemuda harus di depan melawan itu," ujar dia.

 

Berita Nasional

ANTARA News - Berita Terkini
  • Gempa baru picu kepanikan di Mexico City
    Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Meksiko pada Sabtu (23/9) dan memicu kepanikan di Mexico City, tempat regu penyelamat yang berusaha mengeluarkan orang-orang yang terjebak akibat gempa pekan ini terpaksa menunda ...
  • China akan batasi ekspor minyak ke Korea Utara
    China akan membatasi ekspor produk minyak sulingan ke Korea Utara mulai 1 Oktober, kata Kementerian Perdagangan negara itu, mengonfirmasi partisipasi Beijing dalam sanksi baru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengendalikan ...
  • PLN data kerusakan akibat kebakaran di bawah Suramadu
    PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendata kerusakan jaringan listrik di bawah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang terbakar sejak Sabtu sore. Manager PT PLN Area Pelaksana Pemeliharaan Surabaya Nofrizal Erdiansyah ...